Kaltimzone.com, PPU – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini ditandai dengan kehadiran Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang didampingi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam pencanangan gerakan modernisasi pertanian di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, pada Jumat (9/5/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran menyatakan keyakinannya bahwa PPU memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada pangan. Dengan luas lahan pertanian sekitar 5.898 hektare dan produksi gabah mencapai 4.429 ton, daerah ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dalam enam bulan ke depan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan sebesar Rp149 miliar untuk optimalisasi lahan dan peningkatan produksi padi di PPU. Dana tersebut juga dialokasikan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian bagi 29 Brigade Pangan yang baru dibentuk.
Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pengairan, seperti Bendung Gerak Telake, yang sempat masuk dalam proyek strategis nasional namun dibatalkan. Menurutnya, infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi pertanian di PPU.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Seno Aji, jajaran TNI-Polri, perwakilan kementerian, pimpinan Bulog dan Bankaltimtara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta semangat para petani, PPU optimis dapat menjadi lumbung pangan nasional. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Indonesia secara keseluruhan.






