Kaltimzone.com, PENAJAM — Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur resmi dimulai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) setelah dibuka oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, di Lapangan depan Kantor Bupati, Kamis (20/11/2025).
Perhelatan olahraga pelajar terbesar di Kaltim ini berlangsung dari 20 hingga 27 November 2025 dan diikuti 2.236 atlet dari 10 kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada PPU sebagai tuan rumah.
Ia menekankan bahwa POPDA XVII bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga media pembinaan bakat dan karakter generasi muda.
“Ajang ini adalah ruang belajar dan persiapan menuju jenjang lebih tinggi. Kalian adalah wajah masa depan Kalimantan Timur,” ujar Mudyat.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjunjung sportivitas dan profesionalisme, sejalan dengan tema POPDA XVII, “Kolaborasi Prestasi Olahraga Mewujudkan Generasi Emas.”
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kaltim, Syirajudin, mewakili Pemprov Kaltim, memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah daerah, pelatih, guru, hingga orang tua.
Menurutnya, pembinaan olahraga pelajar menjadi kunci dalam membentuk karakter, disiplin, solidaritas, dan mental juara.
“Pembinaan harus berjalan berkesinambungan, terarah, dan merata. Dari sini lahir atlet masa depan Kaltim,” kata Syirajudin.
Ketua panitia sekaligus Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru, melaporkan bahwa POPDA XVII mempertandingkan 16 cabang olahraga.
Mulai dari atletik, voli indoor, bulutangkis, pit ball, basket, panahan, pencak silat, sepak bola, taekwondo, tinju, futsal, menembak, karate, yudo, senam, hingga renang, dengan total 253 medali diperebutkan.
Jumlah kontingen dari masing-masing daerah tercatat di PPU 268 atlet, Kabupaten Paser 352 atlet, Balikpapan 322 atlet, Samarinda 375 atlet, Berau 274 atlet, Mahakam Ulu 74 atlet, Kutai Kartanegara 303 atlet, Kutai Barat 74 atlet, dan Kutai Timur 192 atlet.
Acara pembukaan juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kaltim, Wali Kota Bontang dr. Neni Moerniaeni, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, pimpinan dan anggota DPRD PPU, Sekretaris Daerah dan Forkopimda PPU, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, serta pejabat pendidikan, pemuda, dan olahraga se-Kaltim.
Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan sportivitas, POPDA XVII Kaltim diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet muda berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Svh)






