Kaltimzone.com, PENAJAM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) berlangsung meriah di Gedung Graha Pemuda, Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (23/10/2025).
Mengusung tema “Bermusyawarah untuk Mufakat, Berkarya untuk Negeri, GEPAK Bermartabat,” acara ini menjadi penegasan komitmen GEPAK dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati PPU Mudyat Noor, Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, jajaran Forkopimda, Asisten I Setkab PPU Nicko Herlambang, serta berbagai organisasi masyarakat.
Kehadiran tokoh-tokoh penting ini mencerminkan besarnya kepercayaan pemerintah terhadap peran strategis GEPAK selama lebih dari dua dekade.
Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor mengapresiasi kontribusi GEPAK yang selama 24 tahun konsisten menjaga nilai-nilai kearifan lokal sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah dan nasional.
Ia menyebut GEPAK sebagai salah satu ormas tertua di Kalimantan Timur yang terus menunjukkan kiprah positif sejak berdiri di Samarinda pada 20 Oktober 2001.
“GEPAK telah membuktikan bahwa organisasi masyarakat bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan, memperkuat kearifan lokal, dan menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti komitmen GEPAK dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, sejak awal GEPAK menjadi salah satu pihak yang konsisten menyuarakan dukungan untuk IKN demi kemajuan Kalimantan Timur.
Sementara itu, Ketua Umum PB GEPAK Abraham Ingan menyebut perayaan tahun ini menjadi yang paling istimewa.
Selain digelar di PPU, rangkaian HUT juga akan dilanjutkan di IKN, sebuah momentum yang menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat.
Ia juga menyampaikan perluasan definisi “Asli Kalimantan” sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan.
“Siapa pun yang lahir dan beranak pinak di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, kini kita nyatakan sebagai bagian dari asli Kalimantan,” ucapnya.
Abraham menegaskan bahwa keberadaan IKN adalah anugerah yang harus dijaga melalui semangat kebhinekaan dan persatuan.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Otorita IKN Alimuddin menekankan bahwa mulai 2028, IKN akan menjadi ibu kota politik sesuai Kepres 79 Tahun 2025.
Ia menilai organisasi seperti GEPAK memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat yang siap berkontribusi terhadap pembangunan ibu kota baru.
“Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton. Pembangunan IKN akan berhasil bila kita semua terlibat sebagai pelaku utama,” tegasnya.
Di akhir acara, pemerintah dan seluruh tamu undangan menyampaikan harapan agar GEPAK terus melahirkan kader yang berpikir besar, bekerja nyata, dan menjaga persatuan.
Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat peran GEPAK dalam mendukung kemajuan Kalimantan dan Indonesia di masa depan. (Svh)






