Kaltimzone.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Tohar, resmi membuka kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2025 yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatullah, Rabu (22/10/2025).
Program kolaboratif antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BNI, dan BTN Syariah ini menyasar peningkatan literasi serta inklusi keuangan bagi para santri dan masyarakat pesantren.
Dalam sambutannya, Tohar menegaskan bahwa GENCARKAN menjadi wadah penting untuk memperluas pemahaman santri terkait tata kelola keuangan modern.
Ia menyebut pesantren memiliki posisi strategis dalam penguatan ekonomi umat sehingga perlu dikelola dengan prinsip profesional dan transparan.
“Lewat kegiatan ini kita membuka cakrawala baru terkait industri perbankan dan lembaga keuangan. Baik pengelolaan keuangan pribadi maupun lembaga harus dilakukan secara profesional agar terhindar dari stigma negatif,” ujarnya.
Tohar menambahkan, mayoritas pesantren menangani dana donasi dan kegiatan operasional harian, sehingga diperlukan manajemen keuangan yang rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal ini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran perbankan dalam mendukung aktivitas ekonomi berbasis pesantren.
Pesantren yang telah maju umumnya mengelola unit usaha seperti pertanian, peternakan hingga kerajinan, sehingga membutuhkan pendampingan dari lembaga keuangan, terutama dalam hal permodalan dan penguatan usaha.
“Dengan memanfaatkan layanan digital perbankan, seluruh aktivitas keuangan dapat diakses secara terbuka. Ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pesantren,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tohar juga menyampaikan pesan kepada para santri agar tidak membatasi diri hanya pada pendidikan agama.
Ia mengutip amanat Menteri Agama RI dalam peringatan Hari Santri 2025 yang mendorong santri untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi agar dapat berperan dalam peradaban global.
“Santri jangan hanya berkutat pada satu jalur. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar kalian siap menjadi pelaku peradaban yang maju,” pesannya.
Mengakhiri sambutan, Tohar menyampaikan apresiasi kepada OJK, BNI, dan BTN Syariah atas kolaborasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat PPU.
Ia berharap kegiatan edukasi keuangan seperti ini terus berlanjut dan semakin memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga membawa manfaat, hikmah, dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (Svh)






